SEJARAH AWAL KONGREGASI SUSTER SUSTER SPM INDONESIA

Tujuh suster misionaris pertama Indonesia
  
Asal usul Kongregasi Suster Santa Perawan Maria (SPM) berasal dari Belanda Utara - Amersfoort yang dikenal dengan nama "Zusters van Onze Lieve Vrouw van Amersfoort" (Zrs. O.L.Vrouw-Amersfoort). Di Indonesia Kongregasi dikenal sebagai Suster-Suster SPM. Hadir di Indonesia (Probolinggo-Jawa Timur) pada tanggal 11 Oktober 1926, diperingati sebagai Hari Jadi Kongregasi SPM Indonesia. Kongregasi berkembang saat ini berkat kehadiran 7 (tujuh) Suster Perintis pertama dari Belanda : Sr. M. Oda (Pemimpin Pertama), Sr. M. Arnolda, Sr. M. Rosaria, Sr. M. Bernadetta, Sr. M. Agnesia, Sr. M Emiliana dan Sr. M. Vincenta. Pohon Kongregasi yang ditanam di Probolinggo tahun 1926, kini telah berkembang menjadi 32 Komunitas yang tersebar di beberapa Keuskupan di Indonesia dan Filipina: Malang, Surabaya, Semarang, Jakarta, Samarinda, Banjarmasin, Denpasar, Manokwari-Sorong dan Antipolo (Filipina). Bidang perutusan Kongregasi: Pendidikan Formal, Asrama, Sosial Kemasyarakatan, Pastoral, Rumah Pembinaan dan Layanan Kesehatan.